Laporan Bacaan Kelima
Nama : Dina Oktavira
Kelas : 4 F PAI
Nim : 12001221
"Menejemen Kelas"
Menejemen merupakan terjemahan dari kata "pengelolaan", karena terbawa oleh derasnya arus penambahan kata pungut kedalam bahasa Indonesia. Maka istilah Inggris tersebut kemudian di Indonesiakan akan menjadi "menejemen", arti dari menejemen pengelolaan, penyelenggaraan, ketatalaksanaan penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan. Maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan atau manajemen oleh penyelenggaraan atau pesan agar sesuatu yang dikelola dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien. Sebelum kita membahas tentang manajemen kelas, kita harus ketahui tentang lebih dahulu apa pengertian dari kelas itu sendiri. Didalam Didaktik terkandung suatu pengertian umum mengenai kelas, yaitu sekelompok siswa pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru. Sedangkan kelas untuk pengertian umum, dapat dibedakan atas dua pandangan yaitu, pandangan dari segi fisik dan pandangan dari segi siswa samping itu hadari Nawawi juga memandang dua sudut, yaitu :
a. Kelas dalam arti sempit : ruangan yang dibatasi oleh empat dinding, tempat sejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajar. Kelas dalam pengertian tradisional ini, mengandung sifat statis karena sekedar menunjuk pengelompokan siswa menurut tingkat perkembangan nya, antara lain berdasarkan pada batas umur kronologis masing-masing.
b. Kelas dalam arti luas : suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah, yang sebagai satu kesatuan diorganisir menjadi unit kerja yang secara dinamis menyelenggarakan kegiatan bela mengajar yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan. Jadi, belajar yang dibatasi oleh empat dinding atau tempat peserta didik belajar, dan tingkatan (grade). Ia juga dapat dipandang sebagai kegiatan belajar yang diberikan oleh guru dalam suatu tempat, ruangan, tingkat, dan waktu tertentu.
Manajemen tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya ketujuh unsur tersebut, unsur-unsur pengelolaan kelas meliputi :
1. Preventif, yaitu upaya yang dilakukan oleh guru untuk mencegah terjadinya gangguan dalam pembelajaran. Beberapa upaya atau keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk mendukung terhadap tindakan preventif antara lain :
a) tanggap/ peka, sikap tanggap ini ditunjukkan oleh kemampuan guru secara dini mampu dengan segera merespon terhadap berbagai perilaku atau aktivitas yang dianggap akan mengganggu pembelajaran atau berkembang nya sikap maupun sifat negatif dari siswa maupun lingkungan pembelajaran lainnya.
b) Perhatian, yaitu selalu mencurahkan perhatian pada berbagai aktivitas, lingkungan maupun segala sesuatu yang muncul. Perhatian merupakan salah satu bentuk keterampilan dan kebiasaan yang harus dimiliki oleh guru.
2. Refrensif, keterampilan refrensi tidak diartikan sebagai tindakan kekerasan seperti halnya penanganan dalam gangguan keamanan. Keterampilan refrensi sebagai salah satu unsur dari keterampilan pengelolaan kelas .
3. Modifikasi tingkah laku, yaitu bahwa setiap tingkah laku dapat diamat.
a) pengelolaan kelompok, untuk menangani permasalahan hendaknya dilakukan secara kolaborasi dan mengikuti serta beberapa komponen unsur yang terkait.
b) diagnosis yaitu suatu keterampilan untuk mencari unsur-unsur yang menjadi kekuatan bagi peningkatan proses pembelajaran.
Fungsi manajemen kelas
Fungsi manajemen adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin, baik yang berkenaan segi-segi potensi peserta didik yang lainnya. Agar fungsi manajemen peserta didik dapat tercapai, ada beberapa fungsi manajemen kelas tersebut sebagai berikut :
1) memberi guru pemahaman yang lebih jelas tentang tujuan pendidikan sekolah dan hubungannya dengan pengajaran yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan itu
2) membantu guru jelas pemikiran tentang sumbangan pengajarannya terhadap pencapaian tujuan pendidikan
3) menambah keyakinan guru atau nilai-nilai pengajaran yang diberikan dan prosedur yang digunakan
4) membantu guru dalam rangka mengenai kebutuhan-kebutuhan murid minat-minat murid dan mendorong motivasi belajar
5) mengurangi kegiatan yang bersifat trial dan error dalam mengajar dengan adanya organisasi kurikulum yang lebih baik metode yang tepat dan menghemat waktu
6) murid-murid akan menghormati guru yang dengan sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk mengajar sesuai dengan harapan-harapan mereka
7) memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk mengajukan pribadinya dan perkembangan
8) membantu guru memiliki perasaan percaya diri dan menjamin atas diri sendiri
9) membantu guru memelihara kekayaan bahan mengajar dan senantiasa memberikan bahan-bahan yang terjadi kepada murid.
Tujuan manejemen kelas
a. Agar pembelajaran dapat dilakukan secara maksimal, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
b. Untuk memberi kemudahan dalam usaha memantau kemajuan siswa dalam pelajaran nya, dengan manajemen kelas guru mudah untuk melihat dan mengamati setiap kemajuan atau perkembangan yang dicapai siswa terutama siswa yang tergolong lambat.
c. Untuk memberi kemudahan dalam mengangkat masalah-masalah penting untuk dibicarakan dikelas demi perbaikan pengajaran pada masa mendatang. Jadi manajemen kelas dimaksudkan untuk menciptakan kondisi di dalam kelompok kelas, yang berupa lingkungan kelas yang baik memungkin kan siswa berbuat sesuai dengan kemampuannya kemudian sedangkan tujuan manajemen kas secara khusus dibagi :
1. Tujuan untuk siswa
a. Mendorong siswa untuk mengembangkan tanggung jawab individu terhadap tingkah lakunya dan kebutuhan untuk mengatur diri sendiri.
b. Membantu siswa untuk mengetahui tingkah laku yang sesuai dengan tata tertib kelas dan memahami bahwa teguran guru merupakan suatu peringatan dan bukan kemarahan.
c. Membangkitkan rasa tanggung jawab untuk melibatkan diri dalam tugas maupun pada kegiatan yang diadakan setiap maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pada manajemen kelas agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib sehingga segera tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien.
2. Tujuan untuk guru
a. Untuk mengembangkan pemahaman dalam penyajian pelajaran dengan pembukaan yang lancar dan kecepatan yang tepat
b. Untuk dapat menyadari akan kebutuhan siswa dan memiliki kemampuan dalam memberi petunjuk secara jelas kepada siswa
c. Untuk mempelajari bagaimana menguruskan secara efektif terhadap tingkah laku siswa yang
d. Untuk memiliki strategi remedial yang lebih komprehensif yang dapat digunakan dalam hubungan dengan masalah tingkah laku siswa yang muncul di dalam kelas. Maka dapat disimpulkan bahwa agar setiap guru mampu menguasai kelas dengan menggunakan berbagai macam pendekatan dengan menyesuaikan permasalahan yang ada, sehingga tercipta suasana yang kondusif efektif dan efisien.
Prosedur manajemen kelas
Upaya untuk menciptakan suasana yang diliputi oleh motivasi siswa yang tinggi, perlu dilakukan manajemen kelas dengan baik. Langkah-langkah ini disebut sebagai prosedur manajemen kelas.
Adapun prosedur manajemen kelas ini, dapat dilakukan secara pencegahan (preventif) maupun penyembuhan (kuratif). Perbedaan jenis pengelolaan kelas tersebut, akan berpengaruh terhadap perbedaan langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh seorang guru. Dalam menerapkan kedua jenis manajemen kelas tersebut, dikatakan secara preventif apabila upaya yang dilakukan atas dasar inisiatif guru untuk mengatur siswa. Peralatan fasilitas atau format belajar mengajar yang tepat, dan dapat mendukung berlangsungnya proses belajar mengajar. Sedangkan yang dimaksud dengan manajemen kelas secara kuratif, adalah langkah-langkah tindakan penyembuhan terhadap tingkah laku menyimpang, yang dapat mengganggu kondisi kondisi optimal dan proses belajar mengajar yang sedang berlangsung.
Sumber : https://core.ac.uk/download/pdf/228816301.pdf
Komentar
Posting Komentar